Setelah lahir ke dunia, tubuh Si Kecil perlu waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan yang sangat berbeda dari dalam rahim. Perubahan suhu, udara yang lebih kering, hingga kontak langsung dengan pakaian dan air mandi bisa membuatnya lebih mudah merasa tidak nyaman. Tak jarang, Mams mendapati kulitnya terasa kering, tampak mengelupas, atau ia menjadi lebih rewel, terutama di hari-hari awal kehidupannya.
Di fase inilah rekomendasi skincare bayi baru lahir menjadi penting, bukan untuk mempercantik, melainkan untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan kulitnya. Perawatan kulit newborn sebenarnya tidak perlu banyak tahapan atau produk berlapis. Prinsip dasarnya justru sederhana: pilih produk yang lembut, aman, dan sesuai dengan kondisi kulit bayi yang masih sangat sensitif. Artikel ini akan membahas kebutuhan skincare dasar untuk bayi baru lahir, termasuk peran minyak telon dalam menjaga rasa hangat dan kenyamanan, serta bagaimana memilih produk yang tepat untuk rutinitas harian Si Kecil.
Kenapa Bayi Baru Lahir Membutuhkan Skincare yang Sangat Lembut?
Kulit bayi baru lahir belum memiliki lapisan pelindung yang matang seperti orang dewasa. Lapisan terluarnya masih tipis, sehingga fungsi perlindungannya belum bekerja optimal. Akibatnya, kulit lebih mudah bereaksi terhadap suhu dingin, udara kering, atau gesekan ringan dari pakaian. Kondisi ini wajar terjadi di minggu-minggu awal sebagai bagian dari proses adaptasi kulit terhadap lingkungan luar.
Selain itu, kulit bayi juga lebih cepat kehilangan kelembapan. Air di dalam lapisan kulitnya lebih mudah menguap, sehingga kulit terasa kering lebih cepat, terutama setelah mandi. Di sisi lain, kemampuan tubuhnya mengatur suhu juga belum sempurna. Inilah sebabnya ia bisa lebih sensitif terhadap perubahan cuaca dan lebih mudah merasa kedinginan dibandingkan orang dewasa.
Karena itulah, skincare bayi berfungsi sebagai perlindungan dan pendukung adaptasi kulit, bukan sekadar pelengkap perawatan. Produk yang tepat membantu menjaga kelembapan, menenangkan kulit, dan mengurangi risiko iritasi. Dalam konteks ini, rekomendasi skincare bayi baru lahir sebaiknya selalu mengutamakan formula yang sederhana, lembut, dan aman, agar tidak membebani kulit yang masih berkembang.
Apakah Bayi Baru Lahir Boleh Menggunakan Minyak Telon?
Kulit bayi yang masih tipis membuatnya lebih mudah menyerap zat dari luar. Hal ini menjadikan pemilihan produk perawatan harus ekstra hati-hati. Produk dengan kandungan terlalu keras atau sensasi berlebihan bisa memicu kemerahan dan membuat kulit terasa tidak nyaman. Oleh karena itu, sejak awal, perawatan kulit bayi perlu disesuaikan dengan kondisi biologisnya yang masih sensitif.
Di sisi lain, bayi baru lahir juga lebih mudah kehilangan kehangatan, terutama setelah mandi atau saat berada di ruangan ber-AC. Perubahan suhu yang drastis dari lingkungan rahim ke dunia luar membuat tubuhnya perlu waktu untuk menyesuaikan diri. Kondisi ini sering membuatnya tampak tidak nyaman atau rewel karena merasa dingin.
Di sinilah minyak telon dapat berperan sebagai bagian dari perawatan dasar, selama digunakan dengan tepat. Fungsinya bukan untuk memberi sensasi panas, melainkan membantu menjaga rasa hangat ringan dan kenyamanan. Dengan pemilihan yang tepat, minyak telon dapat masuk dalam daftar rekomendasi skincare bayi baru lahir yang mendukung kenyamanan tanpa mengganggu keseimbangan kulitnya.
Kandungan Minyak Telon yang Aman untuk Kulit Bayi Sensitif
Minyak telon yang aman untuk newborn seharusnya memberikan rasa hangat yang lembut, bukan panas yang menyengat. Sensasi hangat berlebihan justru berisiko memicu iritasi pada kulit bayi yang masih tipis. Karena itu, penting bagi Mams untuk memperhatikan bagaimana reaksi kulit bayi setelah pemakaian, bukan hanya mengandalkan klaim hangat.
Aroma juga menjadi faktor penting dalam keamanan minyak telon. Wangi yang terlalu tajam dapat membuat bayi tidak nyaman dan berisiko memicu sensitivitas. Minyak telon yang ramah untuk bayi baru lahir biasanya memiliki aroma ringan dan menenangkan, sehingga membantu ia merasa lebih rileks tanpa membebani indera penciumannya.
Selain itu, tekstur minyak telon sebaiknya ringan dan mudah meresap. Minyak yang terlalu kental atau lengket bisa membuat kulit terasa panas dan tidak nyaman, terutama saat cuaca hangat. Dengan memahami ciri ini, Mams bisa lebih selektif dalam memilih produk yang benar-benar sesuai sebagai bagian dari rekomendasi skincare bayi baru lahir untuk kulit sensitif.
Rekomendasi Skincare Bayi Baru Lahir, Navila Telon Oil untuk Kulit Sensitif
Navila Telon Oil dapat digunakan sebagai bagian dari skincare dasar bayi karena fungsinya yang selaras dengan kebutuhan kulit newborn. Di usia awal kehidupannya, kulit Si Kecil masih mudah kehilangan kehangatan, terutama setelah mandi. Minyak telon membantu menjaga rasa hangat ringan tanpa membuat kulit terasa “terkejut” oleh sensasi panas yang berlebihan.

Sensasi hangat dari Navila Telon Oil cenderung lembut dan nyaman di kulit. Teksturnya ringan, mudah diratakan, dan tidak meninggalkan rasa lengket setelah digunakan. Hal ini penting agar kulit tetap terasa nyaman dan tidak tertutup lapisan minyak berlebih yang bisa memicu iritasi.
Aromanya pun ringan dan menenangkan, bukan wangi tajam yang menyengat. Dengan penggunaan yang tepat, Navila Telon Oil nyaman dipakai sebagai bagian dari rutinitas harian. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip rekomendasi skincare bayi baru lahir, yaitu mendukung kenyamanan dan rasa aman, tanpa memberikan rangsangan berlebihan pada kulit sensitif Si Kecil.
Jadikan Navila Telon Oil bagian dari rutinitas harian Mams untuk membantu menjaga kenyamanan Si Kecil. Karena di fase awal kehidupannya, perawatan sederhana yang tepat bisa membuatnya merasa lebih tenang dan aman.
References
- Ludriksone, L., Garcia Bartels, N., Kanti, V., Blume-Peytavi, U., & Kottner, J. (2014). Skin barrier function in infancy: a systematic review. Archives of dermatological research, 306(7), 591-599.
- KlikDokter. Pentingnya Menjaga Kulit Bayi Tetap Lembut dan Halus. Retrieved from https://www.klikdokter.com/ibu-anak/kesehatan-bayi/pentingnya-menjaga-kulit-bayi-tetap-lembut-dan-halus
- Harpin, V. A., & Rutter, N. (1983). Barrier properties of the newborn infant’s skin. The Journal of pediatrics, 102(3), 419-425.
- ESCNH. Skin care of hospitalised infants. Retrieved from https://newborn-health-standards.org/standards/standards-english/care-procedures/skin-care-of-hospitalised-infants/





